Selasa, 13 Desember 2011

MEMBUAT JARING IKAN

MEMBUAT JARING

Bagaimana cara membuat jaring ?

Pembuatan jaring harus disesuaikan dengan bentuk kerangkanya, apabila kita menggunakan kerangka bundar maka kita juga harus membuat jaring yang berbentuk bundar. Demikian pula kalau kerangkanya persegi atau bujur sangkar, jaring yang kita buat juga harus sama yaitu persegi atau bujur sangkar pula.

Bahan jaring yang sudah setengah jadi tetapi masih berbentuk lembaran hasil pabrikan sudah banyak tersedia di pasaran. Kita tinggal memilih yang sesuai dengan keinginan kita. Jaring yang sering digunakan untuk karamba biasanya terbuat dari bahan Poly Ethelene (PE) dengan berbagai ukuran mata jaring dan jumlah serabut penyususnnya.

Untuk bibit yang baru tebar hingga ikan mencapai ukuran sekitar 200 gram/ekor biasanya digunakan jaring dengan ukuran mata satu inchi, bahannyapun biasanya hanya PE D9 hingga D12 yang berarti benang jaring tersebut tersusun dari 9 hingga 12 serabut. Sedangkan untuk ikan-ikan yang sudah lebih besar dari 200 gram/ekor hingga ikan tersebut siap panen sebaiknya menggunakan jaring dengan ukuran mata dua inchi dari bahan PE D12 hingga D15. Hal ini dilakukan karena ukuran ikan yang dipelihara sudah cukup besar dan biomassa ikan dalam karamba sudah cukup tinggi.

Untuk karamba yang berbentuk bujur sangkar dengan ukuran sisi-sisinya 6 meter, paling tidak dibutuhkan bahan jaring sepanjang 30 meter. Tetapi akan lebih baik kalau kita gunakan 36 meter jaring. Biasanya bahan jaring yang tersedia dipasaran terdiri dari sekitar 300 mata jaring, untuk jaring dengan ukuran mata satu inchi sebaiknya bahan tersebut langsung digunakan. Lain halnya kalau bahan jaring dengan ukuran mata dua inchi, bahan tersebut sebaiknya dibelah menjadi dua bagian terlebih dahulu.

Cara membuat jaring berbentuk bujur sangkar dengan ukuran sisi-sisinya 6 meter sangatlah mudah, kita potong bahan sepanjang 24 meter sebagai dinding karamba lalu dijahit sehingga menyerupai sarung. Jaring yang sudah berbentuk sarung tersebut kita bagi menjadi 4 bagian lalu diberi tanda untuk dijadikan pojokannya. Potong lagi bahan jaring yang baru sepanjang 6 meter untuk dijadikan lantai jaring. Dari potongan terakhir ini kita akan dapatkan empat sudut, lalu pasangkan keempat sudut tersebut dengan empat pojokan sarung yang sudah kita beri tanda tadi dan gabungkan dengan cara menjahitkan semua sisi dasar jaring tersebut dengan sisi bawah dinding jaring. Kalau cara jahitnya benar maka akan kita dapatkan kelambu terbalik. Pada pinggiran bidang atas kelambu tadi kita beri tali ris. Sebaiknya tali ris ini berbentuk tali nylon yang juga terbuat dari bahan Poly Ethelene (PE) yang diameternya 6 mm, tali ris ini berfungsi untuk menambatkan jaring ke kerangka karamba.

Karena ukuran jaring ini sama dengan ukuran kerangka karambanya, maka jaring akan tertarik secara maksimal saat dipasangkan. Hal ini menyebabkan bukaan mata jaring tidak dapat sempurna, sehingga sirkulasi air di dalam karamba juga tidak dapat berjalan dengan sempurna.Untuk mengatasi hal ini maka setiap sisi jaring tadi harus ditambah satu meter, dengan demikian bahan pembuat dinding karamba membutuhkan 28 meter bahan jaring. Sedangkan sebagai dasarnya dibutuhkan 8 meter bahan sehingga jaring yang terbentuk bisa lebih sempurna.

1 komentar: